JAKARTA, KOMPAS.com - Seiring bertambahnya usia, gejala Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) tidak hilang, tetapi berubah bentuk.
Jika pada masa kanak-kanak ditandai dengan hiperaktivitas dan kesulitan duduk diam, maka pada masa remaja dan dewasa gejalanya sering bertransformasi menjadi gangguan atensi, kesulitan mengatur waktu, hingga masalah regulasi emosi yang lebih kompleks.
Baca Selengkapnya